Namun upaya relokasi pasar ini mendapat berbagai macam reaksi, tidak terkecuali oleh Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid yang meminta kepada pemerintah agar secara jeli dan betul-betul menata pedagang pasar Tangga Arung ini agar berlangsung baik.
"Saya pikir Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara harus mempertimbangkan relokasi ini sebaik-baiknya jangan sampai pemindahan ini juga berdampak yang kurang baik karena kalau kita lihat kan kalau memang bisa ya mungkin tidak pemborosan anggaran misalnya kalau dipindahkan di Lapangan Pemuda," kata Rasid kepada awak media, Rabu (9/8/2023).
Disebutkan Rasid kenapa bakal terjadi pemborosan anggaran lantaran ketika dipindah di Lapangan Pemuda maka akan mengeluarkan anggaran lagi untuk menyiapkan lapak-lapak jualan dan segala sesuatunya. Oleh karena itu Rasid coba memberi saran kenapa tidak dipindahkan ke Pasar Mangkurawang saja.
"Kan banyak tempat lapak yang kosong kemudian saya berpikir aspek ekonomisnya kalau semuanya dipindahkan di situ (Lapangan Pemuda, red) ya pasti akan membuka lapak yang baru lagi dan itu perlu biaya kemudian juga harus dipikirkan di lapangan kan banyak SSB yang ada di sana," ungkapnya.
Sejauh ini menurut Rasid kegiatan yang dilakukan oleh akademi maupun sekolah sepak bola di Lapangan Pemuda sudah sangat baik dalam hal memberikan pembinaan kepada atlet muda Kukar cabor sepakbola.
Bahkan dari SSB ini pula pemain-pemain Kukar handal tercipta, sebut saja Taufani pemain Timnas Indonesia asal Tenggarong.
"Kalau seumpamanya di sana nanti maka akan putus proses pembinaan itu dan untuk mengembalikan proses pembinaan ini kan cukup panjang waktunya kalau kita ingin mengembalikan lagi. Maka dari itu saya pikir harus menjadi pertimbangan pemerintah dalam mengambil kebijakan-kebijakan itu," terangnya.
Politikus Golkar ini menegaskan pihaknya berharap dicarikan tempat pemindahan sementara yang dinilai aspek ekonomis serta tidak banyak penolakan dari warga setempat.
"Yang pasti saya berpesan berkaitan dengan pembangunan rencana pasar Tangga Arung ini harus diurus benar-benar ditata benar-benar jangan sampai ini tidak diurus sehingga kedepannya menimbulkan masalah. Tujuannya kita membangun pasar itu kan untuk merelokasi pedagang-pedagang yang ada sekarang ini berhamburan bagaimana nanti ditempatkan di situ tentunya ini harus dikelola dengan baik," ujar Rasid. ( Adv)
Editor: Aspian Nur