Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid, didampingi Wakil Ketua I DPRD Kukar Alif Turiadi, Wakil Ketua III DPRD Kukar Siswo Cahyono, adapun dari eksekutif dihadiri Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin dan unsur pimpinan dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ketua Komisi III, Hamdan mewakili Banggar untuk membacakan penyampaian laporan Banggar dan persetujuan bersama terhadap raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2022.
"Realisasi APBD 2022 sekitar 130,14 persen dari anggaran sebesar Rp5,7 Triliun. Realisasi tersebut lebih dari target yang terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) yang realisasinya mencapai Rp560 Milliar," katanya.
Kemudian, realisasi pendapatan transfer yakni 6.764 miliar, dan realisasi target yang telah ditetapkan Rp5,2 Milliar, serta lain lain pendapatan yang sah yaitu sebesar Rp111 Milliar. "Untuk belanja daerah 2022 tingkat keseluruhan mencapai Rp6.475 Milliar atau sama dengan 83 persen dari anggaran 6.558 milliar," ungkap Politikus Golkar ini.
Sementara anggaran tersebut diperuntukkan untuk belanja pegawai, belanja jasa, subsidi, hibah, bansos dan lainnya. "Realisasi belanja transfer sebesar Rp621 Milliar atau 99,54 persen dari anggaran Rp624 Milliar," terangnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur