Sekretaris Fraksi Gerindra Ma'ruf Marjuni mengatakan, mereka memberikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten karena sudah melakukan berbagai pembangunan fisik yang cukup luar biasa dari kawasan hulu tengah hingga pesisir.
“Luar biasa pembangunan infrastruktur diseluruh kawasan, namun yang menjadi catatan adalah saya sebagai sarjana pendidikan ingin memberi perhatian khusus serapan untuk dunia pendidikan yang kami nilai masih sangat rendah,” kata Ma’ruf saat dikonfirmasi korankaltim.com, Jumat (4/11/2022) hari ini.
Legislator generasi milenial ini menjelaskan pentingnya perhatian dan pembangunan di bidang pendidikan ini karena termaktub dengan jelas pada alinea keempat UUD 1945 yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Mencerdaskan kehidupan bangsa adalah salah satu cita-cita luhur, kalau dari ketetapan anggaran yang disetujui oleh legislatif dan eksekutif tidak mengarah perhatiannya pada bidang pendidikan maka hal itu sudah menyalahi tujuan dari Pembukaan UUD,” jelasnya.
Pentingnya sector pendidikan karena akan berdampak pada tingkat kesejahteraan masyarakat Kukar. Ma’ruf menegaskan Fraksi Gerindra cukup prihatin meskipun APBD Kukar nilainya selalu menyentuh angka triliunan rupiah namun angka kemiskinan masih tetap tinggi.
“Kukar menempati angka kemiskinan yang tertinggi, salah satu indikator kemiskinan karena pendidikan yang rendah, kalau (APBD, red) sudah dianggarkan tapi tidak dijalankan maka pemerintah mendukung kemiskinan. Kalau kita berlawanan dengan cita-cita luhur UU 45, oleh karena itu kami berpesan dan ini suara langsung dari pemuda, pelajar dan mahasiswa yang saat ini mengidam-idamkan beasiswa yang belum cair, karena beasiswa ini sejatinya yang menjadi idaman mereka semua agar tetap cerdas,” tegas Ma’ruf. (Adv)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur