Pimpinan rombongan, Dida Alivia mengatakan, tujuan pihak sekolah berkunjung ke Tenggarong ialah ingin melihat Erau Adat Pelas Benua di Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura juga Museum Mulawarman Tenggarong dan belajar terkait tugas pokok dan fungsi DPRD kabupaten.
"Ingin melihat Erau, kerena sudah lama kami tidak melihat Erau," katanya.
"Kedua kunjungan ke DPRD Kutai Kartanegara selain ingin menjalin silaturahmi, kita juga ingin membuka wawasan anak-anak kita tentang DPRD, apa tugas dan fungsi DPRD, karena sekolah kami di Samarinda, sebagai predikat sekolah siaga kependudukan, maka anak anak kami diajarkan kurikulum merdeka yang lebih kritis dan demokratis,” imbuh Dida Alivia.
Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid sangat mengapresiasi atas kunjungan dalam rangka kegiatan edukatif anak-anak dan guru-guru SD Islam Ar-Rajwaa Samarinda Seberang ke DPRD Kukar ini.
“Ini sangat luar biasa, mereka masih SD, berani menyampaikan pertanyaan terkait apa itu DPRD, bagaimana proses menjadi seorang anggota DPRD, apa kerjanya DPRD, ijazah apa yang bisa dipakai menjadi anggota DPRD, dan masih banyak pertanyaan yang mereka lontarkan, ini sangat luar biasa sejak dini mereka berani tampil ke depan,” ucap Rasid.
Politikus Golkar ini menyebutkan, generasi anak-anak seperti inilah yang nantinya akan menggantikan dirinya sebagai anggota DPRD, Ketua DPRD, gubernur, bupati, lurah, ketua partai politik dan pimpinan lainnya.
Hal senada ditambahkan Alif Turiadi yang menegaskan, kunjungan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak tingkatan sekolah dasar yang sudah diperkenalkan terkait segala sesuatu tentang lembaga legislatif. (Adv)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Maruly Zainuddin