
"Tahun berikutnya bisa kita lanjutkan untuk memotivasi desa-desa yang lainnya. Seperti tadi itu yang dipaparkan bahwa pemerintah itu mengalokasikan anggaran sekitar Rp5,2 miliar. Kemudian dari TNI sendiri Rp500 miliar, artinya ada dana berbagi sama alokasi pemerintah," kata Alif.
Dalam penutupan TMMD yang dihadiri Bupati Kukar Edi Damansyah, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo serta Danrem 091 Aji Surya Natakesuma Kolonel Inf Dendi Suryadi, Dandim 0906/KKR ini dilakukan panen raya.
"Memang gaung kita dalam ketahanan pangan, memang harapannya nanti memiliki motivasi kepada desa-desa yang lainnya. Karena desa di sekelilingnya paling makmur Manunggal Daya, Sidomukti, Panca Jaya sebagai lokomotifnya. Sebagai mentornya supaya yang lain juga bisa terdampak. Insya Allah kita dukung itu, makanya kita anggarkan kembali," ungkap Alif.
Politikus Gerindra ini juga berharap melalui TMMD ke-114 ini targetnya bukan hanya di masyarakat desa itu saja, melainkan untuk Kukar secara keseluruhan dalam kaitannya menghadapi ketahanan pangan persiapan perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kaltim.
"Ya tentu dengan program TMMD ini mempercepat pembangunan di desa-desa, itu yang kita targetkan. Terbukti hari ini kita bisa melakukannya dengan baik berkat kolaborasi baik pula pastinya seluruh pemangku kepentingan yang terlibat," ujar Alif. (Adv)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Maruly Zainuddin