Selain melakukan promosi film dengan mempertontonkan thriller atau cuplikan film yang diperankan oleh putra putri asli Kukar ini, kunjungan ini juga sekaligus ajang edukasi kepada para peserta didik jenjang SMP bahwa anak-anak Kukar juga mampu berkarya dan membuat film yang inspiratif.
Kepala SMPN 3 Tenggarong, Sariani mengatakan sangat senang dikunjungi oleh para pemeran Film Perisai Mahakam. "Memang menginspirasi, ya kalau bisa murid-murid SMP 3 nanti di film berikutnya bisa diajak juga, hee," seloroh Sari kepada korankaltim.com, Kamis (18/11/2021).
Sari memberikan pujian kepada Film yang digagas langsung oleh Anggota DPRD Kukar Dapil I Tenggarong, H Ahmad Zulfiansyah ini. Menurutnya pengambilan nama judul film sendiri sudah menjadi daya tarik dan sangat mempresentasikan Kutai Kartanegara.
"Perisai Mahakam, bagus sekali judulnya, di dalamnya ada berbagai seni permainan tradisional kemudian memperkenalkan budaya kutai. Anak-anak sangat antusias tadi karena seperti terlepas dari kandang (pandemi Covid-19 belajar daring, red) sekarang sudah bergabung sama teman dan bisa dikunjungi oleh kakak-kakak pemeran Film Perisai Mahakam," ungkapnya.
Terkait muatan edukasi yang mempertontonkan bahasa asli Kutai ulu yang digunakan pada dialog Film, Sari sepakat agar nantinya bahasa daerah bisa menjadi muatan lokal pada kurikulum pembelajaran di sekolah-sekolah.
"Sepakat tentu dan itu (bahasa daerah, red) memang sudah digodok untuk bisa masuk di muatan lokal, kami para kepala sekolah dulu pernah dikumpulkan terkait memasukkan muatan lokal bahasa Kutai di pelajaran sekolah," jelasnya.
Sementara itu, Penggagas Film Perisai Mahakam, H Ahmad Zulfiansyah menegaskan bahasa Kutai sudah seharusnya diimplementasikan pada muatan lokal pelajar di sekolah. "Kita punya Perda-nya. Seharusnya ya sekolah-sekolah sudah ada yang mengajarkan, namun hingga kini belum ada satu pun sekolah yang mengimplementasikan.
Lewat Film Perisai Mahakam ini harapannya selain menginspirasi juga sebagai penegasan kita bahwa muatan lokal bahasa daerah wajib diajarkan di seluruh jenjang pendidikan yang berada di Kukar, karena kita sudah ada Perda-nya," tegas Zul sapaannya yang merupakan anggota Komisi III DPRD Kukar Politikus PPP ini. (Adv)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan