“Tentu juga kami mendukung memberikan apresiasi semua pihak yang berinisiatif untuk mengabadikan nama beliau dengan cara memberikan nama jalan karena beliau juga putra daerah berasal dari sini dan disejajarkan dengan pahlawan nasional,” katanya kepada korankaltim.com, Selasa (16/11/2021) hari ini.
Ketika ditanya ruas atau kawasan jalan mana yang tepat untuk diberikan nama jalan Sultan Aji Muhammad Idris, politikus PKS ini tak menjawab spesifik. Dirinya hanya menyarankan jalan yang layak adalah jalan yang dinilai sangat baik dan bagus serta strategis berada di ibu kota kabupaten ataupun di kecamatan.
“Maka tentu kalau disarankan kira-kira jalan yang mana yang pas, yang pasti jalan yang paling representative, paling baik, paling bagus di Kota Tenggarong atau di Kabupaten ini atau kalau perlu ada nama jalan dengan nama beliau di seluruh kecamatan, saya sepakat saja,” sebutnya.
Meskipun demikian tentu hal tersebut harus melalui kajian mendalam dulu oleh pihak yang berwenang, jalan mana yang lebih strategis dan jalan mana yang bagus.
“Tapi kalau dalam bentuk patung, mohon maaf saya lebih sepakat jika diberikan untuk nama jalan atau nama gedung nama fasilitas olahraga seperti stadion atau nama fasilitas publik, nah itu yang lebih monumental daripada membikin patung,” ujar Saparudin.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur