Anggota Banggar Ma’ruf Marjuni didaulat untuk membacakan laporan banggar yang kemudian diserahkan secara resmi kepada unsur pimpinan dan selanjutnya dilakukan tanda tangan oleh DPRD Kukar dan Pemkab Kukar sebagai simbolis kesepakatan terhadap rancangan KUA PPAS tahun anggaran 2022.
“Pembahasan APBD tahun 2022 ini sudah ditetapkan ada PAD sekitar Rp500 miliar kemudian dari dana transfer Rp4,25 triliun sudah dibahas di banggar tadi, maka tahapan selanjutnya nanti nota kemudian ya di akhir bulan ini kita akan tetapkan berkaitan APBD Kukar 2022,” kata Rasid kepada awak media usai memimpin paripurna.
“Mudahan ini bisa berjalan dengan baik dan dalam pelaksanaan anggarannya mudahan bisa mmberikan manfaat kepada masyarakat, iya ada kenaikan pendapatan kita,” timpal Politikus Golkar ini.
Hal senada ditambahkan oleh Wabup Kukar H Rendi Solihin yang menyebutkan di 25 November nanti akan dilakukan persetujuan KUA PPAS dahulu lalu kemudian penetapan dan persetujuan. “Kita ketoknya di awal Desember, kami upayakan bisa berjalan cepat sehingga proses-proses bisa dipersiapkan dengan matang dan mudahan tidak seperti di tahun 2021 ini dan nanti lelang bisa cepat dilakukan diawal-awal 2022, artinya bulan dua bulan tiga itu sudah lelang,” sebutnya.
Terkait Silpa, Rendi menyatakan masih terjadi dan persentasenya kurang lebih sama dengan tahun sebelumnya. “Estimasi Silpa kurang lebih sama dengan tahun sebelumnya, APBD kita naik dari 2021 ke 2022, yaitu naik dari Rp3,17 triliun menjadi Rp4,25 triliun itu ada DAU DAK, DD, DBH di situ. PAD kita juga meningkat dari Rp470 miliar menjadi Rp510 miliar, belanja kita juga meningkat Rp4,95 triliun yang insyaAllah kami optimis goals kita bisa terpenuhi,” tegasnya. (Adv)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan