Kepada korankaltim.com, Abdul Rasid berharap dengan dilaksanakannya MTQ tingkat Kabupaten ini maka diharapkan generasi Qurani di Kukar terus terjaga dan senantiasa ada jenjang keberlanjutannya sehingga prestasi MTQ tingkat Provinsi sebagai juara umum bisa terus dipertahankan pada tahun depan.
"Kukar untuk perlombaan MTQ prestasi nya tidak perlu diragukan lagi dan sangat membanggakan di tingkat Provinsi, kita sudah empat kali berturut-turut sebagai juara umum MTQ tingkat Provinsi, harapannya dengan terselenggaranya MTQ Ke-42 tingkat Kabupaten ini target juara umum di tahun depan bisa kita pertahankan, lima kali juara umum, aamiin," katanya kepada korankaltim.com, Senin (1/11/2021).
Diketahui pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten ini sempat mengalami penundaan jadwal yang semula tanggal 28 Agustus 2020 sampai 4 September 2020, namun dengan adanya pandemi covid-19 semakin tinggi melanda seluruh pelosok negeri akhirnya pemerintah daerah Kabupaten Kutai Kartanegara melakukan penundaan.
Tepat 30 Oktober 2021 Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 Tingkat Kabupaten di Kecamatan Muara Badak, akhirnya resmi terlaksana, ini ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi Wakil Bupati Kukar H Rendi Solihin, Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kutai Kartanegara H. Mukhtar, dan Camat Muara Badak.
Ketua Panitia, Camat Muara Badak, Arpan menerangkan, pelaksanaan MTQ tahun ini merupakan momen yang ditunggu-tunggu masyarakat Muara Badak selama 18 tahun. Pada 2020 lalu, Muara Badak batal menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-42 itu lantaran pandemi Covid-19. Padahal waktu itu persiapannya sudah dilakukan dengan sangat matang.
Sehingga masyarakat Muara Badak disebutkannya sangat senang akan berlanjutnya dan kembali ditunjuknya Muara Badak sebagai pelaksanaan MTQ. "Pemkab Kukar kembali menetapkan Muara Badak menjadi tuan rumah dan melanjutkan pelaksanaan MTQ ke-,42 tingkat Kukar yang pernah tertunda," terang Arpan.
Pelaksanaan MTQ ke-42 ini akan dilaksanakan selama tujuh hari, terhitung mulai pembukaan malam ini hingga 3 November mendatang. Ada 23 cabang lomba yang pelaksanaannya tersebar di lima desa, kemudian dari 18 rombongan kafilah setiap kecamatan terhitung ada sebanyak 1.174 orang yang ditempatkan di 81 rumah pemondokan. (Adv)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan