"TPS ini saya pikir adalah hal yang sangat mendasar yang harus kita laksanakan, karena sudah berapa periode DPRD yang berjuang namun hingga sampai saat ini belum juga, tentu ini beban yang berat yang harus kami pikul terutama di periode kami khususnya dari Fraksi Golkar, kami terus berjuang dan sudah sampaikan ke pemerintah kabupaten, terakhir kemarin kami sudah tinjau lokasi dan berharap sih di 2022 ada tindak lanjut," kata Johansyah kepada korankaltim.com, Senin (25/10/2021).
Johansyah yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Loa Kulu dan Loa Janan ini mengungkapkan, adapun rencana pembangunan TPS yang profesional dan modern tersebut akan dibangun dan terletak di Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan.
"Lokasi sudah ada, lahan sudah ada yang menjadi persoalannya adalah akses menuju lokasi ini harus kita benahi dulu. Sudah ada akses jalannya namun harus dilakukan peningkatan badan jalan, lewat Desa Loa Duri bisa lewat Desa Purwajaya juga bisa. Lahan sudah siap sekitar lima hektare ini yang nantinya menjadi aset Kukar," ungkapnya.
Tak hanya mampu mengatasi permasalahan-permasalahan seputar sampah yang kerap menghiasi pinggir jalan kawasan Loa Janan, TPS Loa Janan ini diharapkan mampu menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah yakni dengan dilakukannya pengolahan sampah secara modern.
"Kita ingin sampah disitu bisa dikelola secara modern, tidak hanya dibuang begitu saja. Saya dari partai Golkar bersama saudara saya Pak Hairendra ini menjadi tugas fokus kami di DPRD agar pembangunan TPS Loa Janan bisa segera terealisasi karena untuk pembebasan lahannya juga sudah rampung," demikian Johansyah.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan