Selain pengguna jalan, warga sekitar tentu sangat mengeluhkan hal ini. Salah satu pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kukar Rizal yang setiap harinya melewati jalan ini mengatakan, dirinya kesal dan berharap jalan tersebut segera diperbaiki.
“Setiap hari saya lewat situ, ya bahaya dan riskan kecelakaan tunggal kalau yang menggunakan sepeda motor, kalau yang menggunakan mobil juga bahaya karena bisa cepat rusak,” kata Rizal kepada Korankaltim.com, Kamis (16/9/2021) siang tadi.
Keluhan juga disampaikan warga sekitar, Arbani yang berjualan di jalur poros Desa Teluk Dalam Tenggarong Seberang. Arbani mengungkapkan kalau hujan jalan tersebut banyak tergenang air sementara saat cuaca panas banyak debu yang beterbangan. “Setiap hari kenyang makan debu dan lumpur, padahal juga masyarakat setempat secara swadaya terutama karyawan SPBU gotong royong memperbaiki jalan yang rusak, cuman karena hari-hari dilewati kendaraan ya tidak sampai seminggu rusak lagi dan makin parah banyak lubangnya,” kata Arbani.
Menyikapi hal ini, Wakil Ketua I DPRD Kukar Didik Agung Eko Wahono menyebutkan, jalan tersebut dipastikan segera diperbaiki tahun ini. “Sebentar lagi diperbaiki. Sudah dianggarkan tinggal menunggu koordinasi rekayasa lalu lintas saja dengan instansi terkait karena kalau jalannya diperbaiki tentu jalur ditutup sementara,” kata Didik.
Ketika ditanya berapa anggaran yang dikeluarkan Pemkab Kukar, Politisi PDIP ini menegaskan hal tersebut tidak diketahui secara pasti berapa besaran angkanya. “Kurang tahu pasti saya berapa, TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) yang lebih mengetahui secara pasti angkanya.
Yang jelas kami DPRD selama ini berjuang di fungsi budgeting agar jalan tersebut bisa teranggarkan untuk segera diperbaiki,” papar anggota DPRD yang berasal Daerah Pemilihan (Dapil) II ini. (Adv)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur