
Acara berlangsung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat di ruang sidang utama DPRD Kukar. Ketua DPRD Abdul Rasid mengatakan, dalam Laporan Akhir dan Persetujuan DPRD Kabupaten Kukar terhadap Raperda tentang RPJMD Kukar 2021-2026 ini, ada beberapa masukan dari Komisi-komisi terkait target dari RPJMD tersebut.
"Misalnya Komisi II terhadap RPJMD tersebut memberikan masukan bagaimana dalam kondisi pandemi saat ini khususnya sektor pariwisata bisa dikembangkan, agar kita bisa mendapatkan masukan untuk menambah PAD Kukar," katanya.
Politikus Golkar ini menjelaskan kegiatan pembangunan infrastruktur yang belum terselesaikan dengan baik diharapkan bisa berprogres dan rampung. Diharapkan infrastruktur ini bagaimana dalam lima tahun ke depan dalam RPJMD tersebut bisa mengatur, contohnya infrastruktur yang belum terbangun maka harus ada tahapan-tahapan yang dilaksanakan untuk menyelesaikan pembangunan bisa tercapai hingga lima tahun ke depan.
"Selain itu juga di Komisi III yang memberikan masukan terkait ketersediaan air bersih, karena baru beberapa persen wilayah Kukar dapat menikmati air bersih maka mereka berharap agar lima tahun ke depan Pemkab Kukar bisa mengatasi persoalan ketersediaan air bersih ini," jelasnya.

Adapun terkait pertanian dalam arti luas juga mendapat masukan dari DPRD Kukar, sektor pertanian saat ini jangan hanya terfokus pada pengembangan padi maupun tanaman jagung saja tetapi harus mengikuti perkembangan zaman, misalnya sektor pertanian kini mengembangkan jahe merah maupun tanaman porang yang tentunya saat ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
"Masukan-masukan dari Komisi ini kita harapkan menjadi perhatian Pemkab Kukar," harapnya. Sementara itu, Wakil Bupati Kukar, H Rendi Solihin menyampaikan RPJMD Kukar ini sudah melalui tahapan-tahapan, mulai dari 9 Agustus 2021 lalu Pemkab Kukar sudah menyerahkan dokumen RPJMD tersebut ke legislatif untuk dilakukan pembahasan.
"Karena kita juga dikejar oleh waktu yang cukup singkat karena tanggal 26 Agustus mendatang kita sudah harus melakukan penetapan RPJMD Kukar ini, maka pada 12 sampai 15 Agustus lalu kita juga sudah melakukan konsinyering bersama seluruh OPD terkait untuk membahas secara detail dengan Komisi-komisi," ucapnya.
Rendi berterima kasih dalam Rapat Paripurna ini banyak masukan-masukan dari setiap Komisi, seperti masukan untuk peningkatan PAD kemudian pemanfaatan anggaran daerah agar lebih dioptimalkan, kemudian untuk penanganan Covid-19 dan beberapa hal lainnya terkait pertanian, termasuk 23 program dedikasi.
"Alhamdulillah berdasarkan visi misi kami mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan bahagia dengan lima misi serta 23 program dedikasi kami sudah tertuang dalam RPJMD Kukar hingga lima tahun kedepan, dan setiap tahunnya ada yang ingin kita capai, contohnya pada tahun depan ada peningkatan sumber daya yang bisa dikembangkan di Kukar baik itu dari pertanian maupun sektor lainnya," demikian Rendi. (Adv)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan