Ucapan bela sungkawa pun disampaikan seluruh masyarakat lantaran Supriyadi merupakan sosok yang sangat dekat dengan mereka serta para pejabat publik di lingkungan Pemkab Kukar.
Pemerintah Kabupaten Kukar melalui Sekretaris Daerah, H Sunggono turut menyampaikan duka yang sangat mendalam atas kepergian Supriyadi.
"Saudara kami tercinta sahabat kami terkasih mitra kerja dan pribadi yang sangat luar biasa. Malam tadi jam setengah dua belas malam meninggalkan kita semua. Kami dari pemerintah menyampaikan duka cita yang mendalam, beliau selama ini mengabdikan dirinya di pemerintah melalui DPRD selama dua periode, beliau selama mendedikasikan di pemerintahan, beliau telah memberikan dharma baktinya yang terbaik. Sudah bukan mitra kerja lagi, tapi seperti saudara. Beliau sangat menyayangi saya dan sangat kritis ketika kami salah, mari kita bersaksi Supriyadi bin Jemani adalah orang yang baik," kata Sunggono dihadapan seluruh pejabat publik yang hadir dihalaman RSUD AM Parikesit untuk mengantarkan jenazah almarhum ke peristirahatan terakhir, Selasa (3/8/2021) siang tadi.
Sunggono berdoa semoga semua kebaikan semasa hidup Supriyadi senantiasa dilipatgandakan sebagai amal ibadah dan menjadi perantara gugur nya semua dosa beliau serta beliau mendapat Jannah terbaik disisi Allah SWT.
"Kami berdoa semoga keluarga yang ditinggal diberi kesabaran dan tetap menerima ketentuan Allah SWT ini sebagai takdir terbaik dari setiap kehendak Allah atas makhluk nya. Semoga kita yang masih ada bisa mengambil nasihat dari kejadian ini mengingatkan diri kita dan keluarga kita betapa pandemi ini ada dan patut diwaspadai," harapnya.
"Kami ucapkan terimakasih kepada tenaga kesehatan yang merawat almarhum termasuk yang masih merawat banyaknya warga Kukar saat ini, semoga tenaga kesehatan tetap diberikan kesehatan kekuatan kesabaran dalam mendharmabaktikan untuk umat ini. Kami yakin setiap langkah dan derap nafas teman-teman nakes didalam berjuang pada pandemi ini dilipatgandakan oleh Allah SWT," imbuh Sunggono.
Sementara Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid atas nama lembaga dan pihak keluarga memohon ampun apabila terdapat kesalahan dan kekhilafan yang dilakukan almarhum semasa hidupnya.
"Innalilahi wainnailaihi rojiun telah berpulang ke Rahmatullah saudara, sahabat kami, kawan kami malam tadi dipanggil Allah SWT, saya atas nama Ketua DPRD memohon maaf kalau beliau selama dalam bergaul dalam berkomunikasi terdapat kesalahan dan kekhilafan, saya atas nama pribadi dan Ketua DPRD memohon keikhlasan supaya Bung Supriyadi dimuluskan jalannya menghadap Allah SWT," ujar Rasid.
Wafatnya Supriyadi jadi kehilangan terbesar DPRD Kukar karena sosoknya terkenal dengan sosok pemuda yang vokal dan kritis terhadap kebijakan yang ada di Kutai Kartanegara.
"Pasti ada sesuatu yang hilang, inilah proses hidup, baru empat hari yang lalu beliau masuk di RS ini tetapi beliau sudah dulu mendahului kita. Banyak kenangan terindah untuk kita bagaimana kita bisa menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, terima kasih kepada semua pihak, dalam perawatan dan sampai pada proses pemakaman, mudahan-mudahan apa yang dilakukan mendapatkan balasan dari Allah SWT. Kami memohon maaf kalau Supriyadi bin Jemani ini ada kesalahan dan khilaf, mari sama-sama kita melepaskan saudara kita ini ke tempat peristirahatannya yang terakhir," tutup Rasid.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur