Adapun yang bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara wakil Bupati Kukar H. Rendi Solihin, dihadiri Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, Sunggono, Kepala OPD, dan Peserta Apel Terpadu Satgas Penanganan Covid 19 Kukar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kukar.
Rendi mengatakan kurang lebih dua tahun Pandemi Covid-19 belum berakhir, upaya penanggulangan harus tetap dilakukan bersama-sama. Baik itu dari eksekutif, legislatif, hingga aparat penegak hukum di Kutai Kartanegara
Semua terus berupaya, menekan, mengurangi, meminimalkan penyebaran virus corona yang tak bisa dipungkiri, masih tergolong tinggi di seluruh daerah di Indonesia.
“Untuk itu, Pemerintah Daerah Kutai Kartanegara harus terus menerapkan protokol kesehatan, tak kenal lelah melakukan edukasi kepada masyarakat, agar kesadaran meningkat, dan disiplin terhadap pelaksanaan PPKM Mikro berjalan sebagaimana mestinya," ucap Rendi.
Usai Apel, seluruh forkopimda termasuk Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid menggunakan kendaraan roda dua melakukan peninjauan ke beberapa posko, salah satunya di Jalur II Tenggarong - Samarinda, lanjut ke Simpang Pal 5 Tenggarong -Loa Kulu dan berakhir meninjau posko Satgas di Depan Eramart Timbau Tenggarong.
Abdul Rasid mengatakan sangat mengapresiasi sebagai mana telah adanya Surat Edaran nomor : B-1159/DINKES/065.11/06/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam upaya pencegahan dan pengendalian lonjakan kasus Covid-19 Gelombang Kedua di Wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Ini bukan tanggung jawab pemerintah saja tapi ini tanggung jawab kita bersama-sama dalam berupaya menurunkan covid-19 khususnya di Kukar.
"Tadi apa yang sudah disampaikan Wakil Bupati Kukar data kekinian kasus Covid-19 di Kukar telah mencapai 13.898 kasus , positif, 13.888 diantaranya merupakan warga Kukar, 10 kasus re-infeksi. Hingga saat ini, masih ada 1.062 kasus aktif, atau jumlah pasien Covid-19. Dari total tersebut, bukan sedikit nyawa melayang. Hingga saat ini, sudah 257 kasus positif Covid-19 berakibat meninggal dunia, 7 probable, dan 8 suspek," sebut Rasid.
Politisi Golkar ini menegaskan agenda hari ini juga menjadi bagian, untuk memastikan, pelaksanaan PPKM di Kutai Kartanegara agar berjalan sesuai dengan rencana Satgas Covid-19. Kerja sama antar instansi, antar lembaga, dan juga dukungan masyarakat menjadi sangat penting.
Guna memastikan pelaksanaan protokol kesehatan, tak sekedar formalitas saja. Namun semuanya menjadi paham, dan masyarakat juga teredukasi, tentang pentingnya menjaga kesehatan.
"Tak terkecuali, melawan virus corona, dengan cara patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Kita tidak boleh lengah dan harus peka terhadap lingkungan sekitar. Agar kasus Covid-19 tidak terus bertambah, agar rumah sakit tidak kepenuhan pasien, agar nyawa tidak lagi melayang," tegas Rasid.
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur