Rapat ini membahas terkait perbaikan jembatan yang akan dibangun PT Pertamina EP. Rapat kali ini merupakan lanjutan dari pertemuan yang telah lalu melibatkan eksekutif, legislatif dan bersama masyarakat yang sama-sama meninjau langsung ke lapangan terkait perbaikan Jembatan Anggana yang merupakan akses vital guna menunjang aktivitas masyarakat sehari hari.
“Rehap Jembatan yang akan dibangun PT Pertamina EP ini memang sudah seharusnya diperbaiki karena sudah lapuk dimakan usia. Kami selaku wakil rakyat mengucapkan terima kasih atas kepedulian perusahaan, yang mau membantu pembangunan infrastruktur Pemerintah Daerah menggunakan dana murni dari Pertamina,” kata Andi Faisal.
Ical sapaan akrabnya mengungkapkan, adapun yang menjadi keluhan warga khususnya masyarakat nelayan desa setempat adalah, jembatan yang akan dibangun tidak melihat karakter kultur kehidupan masyarakat nelayan tradisional yang menggantungkan hidup di sungai dan di laut.
"Masyarakat berkeinginan jembatan yang ada, sebelum dilakukan pembangunan secara permanen, sebaiknya bisa ditinjau kembali untuk ditinggikan agar perahu dan kapal nelayan bisa melintas keluar masuk dengan leluasa menuju laut dan kembali sampai ke pemukiman mereka. Karena jembatan yang akan dibangun ini jika air pasang, maka perahu dan kapal nelayan yang hilir mudik melintasi jembatan tidak bisa leluasa, karena sangkut badan jembatan yang ada," ungkap Politikus Golkar ini.
Oleh sebab itu dalam rapat kali ini, Komisi III melibatkan semua OPD teknis yakni Setkab Kukar Bagian Perekonomian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas PU, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral, Direktur PT Partamina EP , Camat Anggana, Kepala Desa Anggana, dan perwakilan masyarakat Anggana.
“Agar apa yang menjadi persoalan selama ini bisa dikaji secara teknis dan diselesaikan dengan baik dan tidak ada yang merasa dirugikan, semua harus bisa seiring sejalan dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Anggana dan Kutai Kartanegara pada umumnya," harap Ical. (Adv)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan