Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid menyambut baik dengan telah dikukuhkannya pengurus FKUB Kukar ini. Menurutnya FKUB Kukar memiliki peran sentral di dalam menjaga keutuhan dan kerukunan antar umat beragama agar tidak mudah dipecah belah oleh oknum penganut paham anti pancasila dan radikalisme.
“Kita menyambut baik pelaksanaan pengukuhan FKUB ini, dengan harapan terbentuknya ini bisa menjadi wadah dan menjadi tempat untuk menyelesaikan masalah keumatan yang ada di Kutai Kartanegara,” kata Rasid kepada korankaltim.com, Kamis (1/4/2021).
Kutai Kartanegara merupakan miniatur dari Negara Indonesia, kemajemukan sosial ini akan menjadi sebuah kekuatan karena merupakan perpaduan latar belakang budaya dan keunggulan saling melengkapi. Namun juga bisa menimbulkan friksi, perselisihan dan problem sosial dan menjadi ancaman serius bisa menggoyahkan kesatuan jika tidak dijaga kerukunannya secara utuh.
“Seperti munculnya paham mengubah ideologi Pancasila. Maka harapannya hadirnya FKUB ini memiliki peran strategis dan menjembatani kondisi kemajemukan yang ada di Kukar,” sebutnya.
Politikus Golkar ini juga berharap, keberadaan FKUB ini bisa membantu pemerintah mencegah konflik yang berbau sara dan mampu membantu pembangunan serta membangun sinergitas bersama Forkompinda guna memberikan pemahaman menolak aliran radikal.
“Harus sinergis bersama pemerintah jajaran desa, kecamatan hingga kabupaten, sehingga bisa mendeteksi meredam konflik unsur keagamaan. Kalaupun memang ada konflik dan semacamnya, FKUB ini bisa menjadi wadah penyelesaian,” tegas Rasid. (Adv)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan