Ketua Komisi I Supriyadi mengatakan, untuk menyelesaikan permasalahan aset Unikarta yang sejak 2014 selalu saja menjadi temuan BPK ini, pihaknya menyepakati membuat Tim Percepatan Kampus Unikarta yang dipimpin Ketua Komisi I, III dan IV DPRD Kukar. Tim ini juga sekaligus untuk menyamakan persepsi menyelesaikan permasalahan aset dan pembangunan Unikarta.
"Dalam RDP tadi baik dari yayasan maupun Rektor Unikarta tidak ada yang berbeda dalam penafsiran ternyata sama, apakah Unikarta statusnya mau di negerikan atau tetap swasta tidak masalah tetapi mereka minta status aset Unikarta harus jelas, " kata Supriyadi kepada korankaltim.com.
"Tim percepatan ini murni bergerak sosial dan kita kerjakan sama-sama, karena kalau proyek kan ada isinya, ini visinya murni bergerak sosial dan supaya fokus dikerjakan sama-sama," timpal Supri sapaan akrabnya.
Politikus PAN ini menyebutkan, selain masalah aset, bangunan Unikarta yang berada di Tenggarong Seberang juga menjadi perhatian serius, karena sejak pertama kali terbangun hingga saat ini belum bisa termanfaatkan.
"Sebagian besar alumni Unikarta malu jika permasalahan aset dan bangunan Unikarta belum selesai, untuk itu kita dorong agar semua pihak terkait dapat menyelesaikan permasalahan ini, " sebutnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Kutai Kartanegara Agus Setiagunawan mengharapkan, dari hasil RDP ini ada ketegasan dari pemerintah daerah untuk menindak lanjuti permohonan kita tentang kejelasan status lahan Unikarta, karena bagaimanapun ini sangat berpengaruh terhadap status lahan Unikarta yang kita manfaatkan.
"Karena banyak hal yang diminta oleh Kemendikbud bagaimana status Unikarta jelas terutama status pemanfaatan lahan, yang jadi pertanyaan lahan Unikarta milik siapa, kalau seandainya saat ini sudah ada kejelasan tentu apapun yang menjadi program Unikarta untuk mengembangkan program studi itu akan mulus, karena salah satu persyaratan kita adalah harus memiliki aset untuk pengembangan Unikarta dan ini yang harus kita pertegas, " jelasnya. (adv)
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan