"Yang utama itu berpikir positif, bersih hati dan yakin kalau Allah SWT pasti memberikan kesembuhan kepada kita," katanya kepada korankaltim.com, Senin (9/11/2020).
Niniz yang tergabung dengan 160-an lebih pasien penderita Covid-19 dan diisolasi di Wisma Atlet Kompleks Olahraga Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang ini selama dua pekan di isolasi dan selama itu pula menjadi sosok yang sangat dikagumi oleh penderita Covid-19 lainnya karena semangatnya untuk bisa sembuh dari penyakit yang hingga kini belum ditemukan obatnya.
"Saya setiap hari itu mengajak teman-teman di barak untuk beraktivitas olahraga, saya ajak jogging, senam aerobik, zumba dan berbagi keceriaan bersama. Mungkin karena aktifnya saya selalu mengajak ini, saya dijuluki ketua kelas sama teman-teman di barak (wisma atlet, red)," ungkapnya.
Selama berada di Wisma Atlet, Niniz mengaku memang sangat banyak menjumpai pasien Covid-19 yang kurang semangat dalam menjalani hari-harinya.
"Mereka lesu, lemas ya mungkin kepikiran pekerjaan mereka dan keluarga mereka. Jadi melihat kondisi mereka seperti inilah saya berinisiatif untuk terus mengajak mereka untuk semangat dan selalu berpikir positif. Karena dengan kita berpikir positif imun kita akan baik dan bisa melawan virus yang ada di dalam tubuh," bebernya.
Ketika ditanya obat atau multivitamin yang dikonsumsinya selama menjadi pasien Covid-19, Niniz menegaskan hal itu hanyalah sebagai perantara dan terbukti mampu meningkatkan imunitas tubuh. "Alhamdulillah benar dengan Biomax pro itu saya terus membaik dan imun saya juga tinggi terus. Ketika dites euclia hasilnya negatif dan saya dinyatakan sembuh," tegasnya.
"Namun saya tegaskan kembali dan yang terpenting itu adalah dari dalam diri kita sendiri yakni harus berpikir positif dan terus semangat untuk sembuh," pungkas Ninis. (Adv)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan