“Jadi memang kita sadari bersama yang di murni 2020 itu tidak semua kegiatan bisa dilaksanakan, jadi dilaksanakanlah di Perubahan ini. Memang sebagian di Perubahan ini untuk kegiatan penanganan Covid-19,” kata Rasid kepada korankaltim.com, Minggu (27/9/2020).
Rasid dalam pemaparannya menjelaskan, pendapatan daerah sebelum perubahan sebesar Rp5,69 triliun menjadi Rp4,39 triliun atau berkurang sebesar Rp1,30 triliun. Pendapatan Asli Daerah (PAD), sebelum perubahan sebesar Rp464,09 miliar menjadi Rp359,62 miliar setelah perubahan atau berkurang sebesar Rp104,46 miliar.
Dana perimbangan, sebelum perubahan sebesar Rp4,41 triliun menjadi sebesar Rp3,36 triliun setelah perubahan atau berkurang sebesar Rp1,04 triliun. Lain-lain pendapatan daerah yang sah, sebelum perubahan sebesar Rp823,38 miliar menjadi sebesar Rp663,47 miliar setelah perubahan atau berkurang sebesar Rp159,90 miliar.
Belanja Daerah terjadi perubahan sebesar Rp6,02 triliun atau bertambah sebesar Rp55,62 miliar, dengan rincian Belanja Tidak Langsung, sebelum perubahan Rp2,54 triliun dan setelah perubahan menjadi Rp2,63 triliun. Belanja Langsung, sebelum perubahan sebesar Rp3,43 triliun menjadi sebesar Rp3,39 triliun atau berkurang sebesar Rp37,41 miliar.
Untuk pendapatan daerah sisa lebih perhitungan anggaran tahun Anggaran Sebelumnya pada penerimaan pembiayaan menjadi sebesar Rp1,65 triliun atau bertambah sebesar Rp1,38 triliun. Hal ini didapat dari nilai Silpa audited pada LKPD tahun anggaran 2019. Sedangkan pada pengeluaran pembiayaan, terdapat usulan untuk penyertaan modal sebesar Rp20 miliar dari PDAM Tirta Mahakam.
Dari 2 (dua) jenis pembiayaan tersebut didapatlah pembiayaan netto dan pembiayaan netto inilah yang diharapkan dapat menutup defisit anggaran.“Rampung pembahasan dan pengesahan APBD Perubahan, selanjutnya kami untuk kegiatan kedewanan yakni persiapan di murni 2021,” jelasnya.
“Kita berharap dan berdoa tentunya, minimal di 2021 masalah covid-19 selesai, dan pastinya tahun depan kita semua bisa menyesuaikan memahami kondisi keuangan, karena hal ini tidak hanya didaerah saja yang mengalami penurunan, di pusat juga,” pungkas Rasid.[adv]
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Rusdi