“Alhamdulillah, kami bersama dengan Asisten I, Pemdes, Pak Kades dan bersama perusahaan PT MHU, PPA, BAS, CK dan Madani sepakat untuk kita mendorong kerja sama Bumdes dengan kemitraan investasi perusahaan yang ada di dua Kecamatan,” kata Supriyadi kepada korankaltim.com, Selasa (4/8/2020).
Rapat yang berlangsung dari siang hingga sore hari ini berlangsung cukup tegang karena pihak pemerintah desa memanfaatkan RDP ini untuk mengutarakan aspirasi kepada semua perusahaan yang beroperasi di wilayahnya.
Tujuannya agar semua aspirasi baik ketenagaakerjaan, kemitraan Bumdes hingga persoalan sosial dan lingkungan bisa dibahas secara transparan oleh kedua belah pihak.
“Kita sudah ada titik temu untuk mempersatukan pemberdayaan Bumdes termasuk dalam kaitannya persoalan sampah pun menjadi pembahasan tadi, juga terkait tenaga kerja, pemberdayaan lokal supaya bisa tumbuh ekonomi masyarakat yang ada di desa-desa ini yaitu desa yang ada di Kecamatan Loa Kulu dan Loa Janan,” ungkap politisi PAN ini.
Perwakilan PT MHU, Syamsir mengklaim, sejauh ini pihaknya sudah melakukan upaya kemitraan dengan Bumdes.
“Pada prinsipnya sebenarnya sudah sangat membuka ruang untuk bicara soal komunikasi dan soal program kemitraan. Sebenarnya kontraktor kami yang hadir hari ini juga sudah menjalin itu dan merealisasikan apa yang menjadi salah satu permintaan dari kepala desa dan bumdes,” terangnya.
Tentu saja, lanjut Syamsir, apa yang menjadi kesepakatan dari RDP hari ini akan menjadi bahan masukan bagi pihaknya agar lebih berperan dalam peningkatan perekonomian masyarakat desa sekitar wilayah perusahaan.
“Kesepakatan hari ini menjadi masukan bagi kita juga dan agar ke depan ada proses komunikasi lanjutan baik dengan perusahaan, dengan kepala desa dan yang kemarin sudah terjalin kerja sama bisa kita perkuat lagi,” tegas Syamsir. (Adv)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: M.Huldi