Hal itu dibuktikan dengan adanya peringatan Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh tepat pada 25 November 2025 lalu.
Tidak hanya sebagai seremoni tahunan, momen ini dinilai harus mendorong peningkatan komitmen bersama terhadap kesejahteraan dan dukungan bagi para pendidik.
Firnadi menegaskan HGN seharusnya menjadi titik refleksi bagi seluruh pihak untuk memberikan perhatian lebih terhadap kualitas pendidikan.
Menurutnya, guru adalah fondasi utama dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia sehingga urusan kesejahteraan mereka tidak boleh diabaikan.
“Peringatan HGN ini mestinya menguatkan kembali kesadaran kita tentang betapa besarnya perjuangan para guru. Mereka bekerja membentuk masa depan bangsa,” ujar Firnadi, Jumat (28/11/2025).
Legislator dari daerah pemilihan Kutai Kartanegara tersebut menuturkan, dukungan kepada guru harus melibatkan seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat.
Dia menilai kolaborasi yang kuat menjadi kunci untuk memperbaiki kualitas pendidikan, terutama di wilayah Kaltim dan Kukar.
“Pemerintah daerah, pemangku kebijakan, dan seluruh elemen masyarakat perlu terus bersinergi untuk menghadirkan pendidikan yang lebih baik. Guru tidak boleh berjalan sendiri,” tegas politisi PKS itu.
Firnadi menambahkan, ketika kesejahteraan guru meningkat dan fasilitas pendukung mereka terpenuhi, maka kualitas pembelajaran yang diterima siswa juga akan semakin baik.
Ia pun mengajak para orang tua dan generasi muda untuk tidak lupa menghargai peran guru dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anak harus diajarkan untuk menghormati dan berterima kasih kepada para guru atas dedikasi mereka dalam mengajar dan membimbing,” pungkasnya. (adv)
Editor: Erwin