Kondisi jalan yang belum memadai serta minimnya fasilitas umum membuat berbagai destinasi wisata di Kaltim belum mampu bersaing dengan daerah lain.
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi, menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu mempercepat penyediaan dan penataan infrastruktur pendukung agar potensi wisata di setiap kabupaten dan kota dapat berkembang secara optimal.
Menurut Subandi, promosi pariwisata tidak akan memberikan hasil signifikan tanpa didukung infrastruktur yang baik.
Ia menilai pembangunan sektor ini harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan akses, kenyamanan fasilitas, hingga strategi pengembangan jangka panjang.
“Pariwisata sudah menjadi bagian dari visi Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji. Karena itu, infrastruktur pendukungnya harus dipercepat pembangunannya. Kami di DPRD akan terus mengawalnya,” ujar Subandi pada Selasa (25/11/2025).
Dia menambahkan keindahan alam maupun upaya promosi digital saja tidak cukup untuk membuat wisatawan datang dan kembali berkunjung.
Keamanan, kenyamanan, dan kelengkapan fasilitas publik menjadi faktor penting untuk menciptakan pengalaman wisata yang berkualitas.
Potensi pariwisata Kaltim, lanjutnya, sangat besar dan dapat menjadi sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Namun peluang tersebut sulit dimaksimalkan apabila persoalan infrastruktur tidak segera ditangani.
“Mulai dari akses menuju lokasi wisata, area parkir, toilet, hingga kenyamanan lingkungan, semua harus dibenahi. Tanpa itu, wisatawan pasti akan berpikir dua kali,” katanya.
Dia juga menyoroti ketimpangan pembangunan antarwilayah, khususnya di Kabupaten Berau yang memiliki destinasi wisata bahari berkelas dunia, tetapi masih menghadapi kendala akses pada beberapa jalur penghubung.
Politikus PKS tersebut memastikan bahwa Komisi III DPRD Kaltim menjadikan perbaikan infrastruktur pariwisata sebagai salah satu agenda prioritas yang akan terus dikawal.
Dewan, ujarnya, siap memberikan dukungan melalui penyusunan regulasi serta penguatan anggaran agar program pemerintah provinsi berjalan tepat sasaran.
“Jika infrastrukturnya siap, perkembangan pariwisata pasti akan lebih cepat dan manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat,” tutupnya. (adv)
Editor: Erwin