Meski demikian, Komisi III berharap seluruh program yang telah direncanakan tetap berjalan tanpa pengurangan alokasi dana.
Reza menyampaikan hal itu usai Komisi III menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dua mitra kerja, yakni Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim.
Dalam RDP tersebut, Dinas PUPR-Pera memaparkan rencana program kerja mereka untuk tahun 2026. Reza menekankan bahwa banyak proyek pembangunan jalan yang sangat dibutuhkan masyarakat dan harus segera diselesaikan.
“Beberapa ruas jalan provinsi di daerah Bontang, Kutai Timur (Kutim), Berau, Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Barat (Kubar), hingga Mahakam Ulu (Mahulu) masih memerlukan percepatan penyelesaian,” ujarnya pada Senin (24/11/2025).
Ia menegaskan bahwa program-program tersebut merupakan prioritas pemerintah daerah. Karena itu, Komisi III berharap isu pengurangan anggaran dari pemerintah pusat tidak sampai memotong program yang sudah direncanakan.
“Ini kembali lagi pada kebijakan kepala daerah untuk mempertahankan program-program yang telah dijanjikan. Kami berharap tidak ada pemutusan ataupun pemangkasan anggaran,” tegas Reza.
Selain PUPR-Pera, Komisi III juga menyampaikan sejumlah sorotan kepada Dishub Kaltim. Salah satu yang menjadi perhatian adalah persoalan penerangan jalan umum (PJU) yang masih memerlukan pembenahan di berbagai titik.
Selain itu, Reza menyoroti pentingnya kesiapan Dishub dalam menghadapi arus libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Menurutnya, momen tersebut memiliki dampak besar terhadap pelayanan publik, terutama di sektor transportasi.
“Kami meminta Dishub memastikan kesiapan pelayanan di terminal dan pelabuhan karena aktivitas masyarakat meningkat signifikan menjelang Natal, Tahun Baru, serta masa liburan,” jelasnya.
Reza berharap pemerintah daerah tetap berkomitmen mempertahankan program kerja strategis, terutama yang menyangkut konektivitas dan layanan publik.
Politisi Gerindra itu menegaskan bahwa DPRD akan terus mengawal setiap kebijakan agar pembangunan di Kaltim tidak terhambat. (Adv)
Editor: Aspian Nur