Hal itu disebutkan Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis. Dia menyebutkan, jika tujuan untama dari MGB ini untuk meningkatkan status gizi anak-anak.
“Namun dalam implementasinya, ketika kami turun ke lapangan, ada fakta baru. Kami menemukan manfaat lain, selain dari pemenuhan gizi anak,” kata Ananda, Senin (26/5/2025).
Disebutkannya, petani sekitar yang jadi menjadi suplay, justru lebih kreatif karena berkoordinasi dengan pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Meski tak menyebutkan secara spesifik, Ananda menyebutkan temuan ini ada saat pihaknya mengunjungi dapur MBG yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) beberapa waktu lalu.
“Kami hadir disalah satu dapur MBG di Kukar yang setiap harinya memasak untuk 3.500 siswa. Dari situ, petani akhirnya sering berkoordinasi, misal petani bertanya, saya bagusnya tanam apa lagi ya,” urainya.
“Ini seperti membuka harapan diluar sayur yang mereka jual ke luar. Ini kemudian menjadi wadah untuk petani punya plan yang lebih baik,” sambungnya.
Menerima MBG ini dengan baik, Politisi PDI-Perjuangan itu meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dan pemeirntah kabupaten/kota bisa bertanggung jawab dengan MBG ini.
Melalui Evaluasi, yang kemudian akan ditindaklanjutin dengan pemerintah pusat, Ananda berharap proses MBG bisa terus berjalan maksimal kedepan.
“Program ini harus kita sambungkan pengawasannya kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Badan Gizi Nasional (BGN),” tuturnya.
Dia juga meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim dan kabupaten/kota bisa bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim bersama kabupaten/kota.
Di mana, Disdikbud nantinya akan mempersiapkan data dari masing-masing sekolah. Sementara Dinkes membantu untuk pengawasan gizi atau alergi yang dimiliki siswa/siswi.
Kendati mendukung adanya MBG ini, Politisi Dapil Kota Samarinda itu juga mengingatkan pemerintah pusat untuk menyediakan anggaran yang memdai.
Sebab, pemerintat daerah juga punya kewajiban lain, sehingga bantuan anggaran ini dinilai penting untuk berjalannya program MGB ini. (Adv)
Editor: Aspian Nur