“Adanya bangsa Indonesia ini dan sampai saat ini bisa tenteram begini karena pahlawan kita. Kebanyakan generasi muda sekarang itu kecenderungan melupakan,” ujar Sapto. “Pasca raformasi ini, jiwa nasionalis itu hilang, apalagi generasi anak muda,” tambahnya.
Ia berharap agar diterapkan lagi jiwa nasionalisme yang dimulai sejak usia dini. Menurutnya, kurikulum sekarang ini yang disebut kurikulum merdeka adalah kurikulum yang membuat anak-anak sekolah menjadi lemah dalam hal apapun. “Kembalikan lagi seperti dulu, yang istilahnya jiwa nasionalisnya bisa terbentuk,” sebut wakil rakyat dari partai Golkar ini.
Kemudian, terhadap perda bagi kesejahteraan veteran. Sapto menegaskan lebih lanjut akan meninjau sejauh mana perlindungan kesehatan dan perlindungan kesejahteraan bagi para legiun veteran.
“Beliau-beliau inilah pahlawan yang berjuang langsung mengusir penjajah. Artinya, kita tidak ada salahnya untuk memperjuangkan kesejahteraan mereka itu,” kata Sapto.
Sehingga ia bersama teman-teman dewan lainnya berencana akan mengumpulkan legiun veteran bersama pemerintah untuk membahas perda dimaksud terkait bagaimana untuk meningkatkan kesejahteraan para veteran. (Adv/hms8)
Editor: Aspian Nur