Dengan penempatan IKN yang sebagian berada di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara, DPRD menilai bahwa SDM berkualitas akan menjadi aset vital bagi kemajuan Kaltim.
Oleh sebabnya, peningkatan kualitas SDM harus dimulai dari isu kesehatan dasar, terutama penanganan stunting sejak dini.
“Penanganan stunting adalah langkah mendasar untuk menciptakan generasi yang sehat dan produktif,” kata Ananda, Kamis (7/11/2024).
Ia menambahkan, upaya ini harus melibatkan semua pihak, dari pemerintah hingga masyarakat luas, guna memastikan generasi mendatang tumbuh dalam lingkungan yang mendukung kesehatan dan perkembangan mereka.
Ananda juga menilai bahwa generasi muda Kaltim perlu dibekali dengan kapasitas yang mumpuni agar mampu berperan aktif dalam transformasi besar-besaran yang akan dibawa oleh IKN.
Menurut politikus PDIP ini, fokus pada peningkatan kualitas SDM bukan hanya investasi untuk masa depan individu, tetapi juga untuk keberhasilan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Banyak peluang yang bisa digarap oleh anak muda untuk meningkatkan kapasitas mereka, dan DPRD Kaltim siap mendukung penuh inisiatif ini,” tutup Ananda. (Adv)
Editor: Erwin