“Saya ingin memfokuskan waktu saya untuk berbicara lebih jauh tentang pendidikan. Saya meyakini bahwa investasi yang sebenar-benarnya adalah di bidang pendidikan. Ketika masalah pendidikan terselesaikan, banyak persoalan lain juga akan ikut terselesaikan,” ujarnya
Darlis menggarisbawahi bahwa individu yang berpendidikan cenderung mampu mengurus dirinya sendiri dan bahkan menciptakan lapangan kerja.
“Kalau orangnya berpendidikan, dia bisa mengurus dirinya sendiri, dan cenderung menciptakan lapangan kerja. Tapi kalau pendidikan rendah, beban negara akan semakin berat,” lanjutnya.
Ia juga membandingkan Indonesia dengan negara-negara maju seperti Jepang, Korea Selatan, dan Singapura, yang meskipun memiliki keterbatasan sumber daya alam (SDA), berhasil menjadi negara maju berkat investasi besar-besaran pada pengembangan sumber daya manusia (SDM).
“Jepang contohnya, setelah kehancuran akibat bom Hiroshima dan Nagasaki, mereka bangkit luar biasa berkat SDM mereka yang unggul,” tambah Darlis.
Sebagai wakil rakyat, Darlis bertekad untuk menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas utama yang harus diperjuangkan bersama DPRD Kaltim. Meskipun tidak mengabaikan sektor lain, ia menekankan pentingnya menjadikan pendidikan sebagai investasi jangka panjang demi kemajuan Kaltim. “Kemajuan Kaltim ke depan sangat ditentukan oleh SDM yang kita bina hari ini, bukan SDA-nya,” pungkasnya.(hms7)