Samsun mengatakan, peringatan peristiwa Merah Putih Sangasanga bukan hanya merupakan momentum seremonial belaka, melainkan sebagai motivasi untuk terus memperjuangkan menjaga kedaulatan NKRI.
Ia juga mengajak generasi muda untuk merefleksikan semangat dan jiwa juang para pahlawan bangsa, serta mempertahankan budaya-budaya bangsa dari pengaruh-pengaruh asing.
"Peristiwa Merah Putih Sangasanga yang dilakukan oleh warga Sangasanga dan Pemerintah Kalimantan Timur serta Kabupaten Kartanegara setiap tanggal 27 Januari, ini adalah peringatan hari kepahlawanan di Kaltim yang penuh dengan sejarah dan makna. Ini harus terus kita peringati bangkitkan rasa nasionalisme dan kecintaan kita terhadap bangsa Indonesia," ujar Samsun.
Tak heran, Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengajak seluruh masyarakat terlebih kaum anak muda agar merefleksikan semangat dan jiwa juang para pahlawan bangsa.
"Dengan perkembangan zaman yang begitu pesat, wajib bagi kita untuk memproteksi diri dari pengaruh-pengaruh asing," ucapnya.
Bagi Samsun, Peristiwa Merah Putih Sangasanga merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur. Selain itu peristiwa pertempuran Sangasanga memakan cukup banyak korban, ratusan pejuang yang gugur pada waktu itu dikebumikan di salah satu bukit di Sangasanga yang kemudian diresmikan sebagai Taman Makam Pahlawan "Wadah Batuah" pada tanggal 17 Agustus 1949. (Adv)
Editor: Maruly Z