Stadion Utama Palaran Harus Dikelola Secara Optimal
1 menit baca981 kali dibaca

Penulis: Rahmat Surya
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - DPRD Provinsi Kaltim mulai menyuarakan kritik terkait pengelolaan aset milik Pemprov Kaltim, khususnya Stadion Utama Palaran yang dibangun pada tahun 2008 dengan anggaran mencapai 800 Miliar Rupiah.
Hal tersebut diutarakan langsung oleh Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kaltim Saefuddin Zuhri. Meskipun stadion ini pernah difungsikan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2008, kini aset tersebut terbengkalai.
Dia menyayangkan ketidak optimalan pengelolaan aset yang dapat menghasilkan pendapatan signifikan bagi daerah. "Stadion Palaran digunakan beberapa tahun lalu, pada 2008 saat PON. Namun, sekarang tidak terlihat berarti," kata Zuhri, Rabu (29/11/2023).
Dirinya mendorong Pemprov Kaltim segera memberikan perhatian dan upaya agar stadion tersebut dapat difungsikan kembali. "DPRD sudah lama membahas ini, tapi mungkin ada prosesnya dan perlu juga diawasi agar Pemprov serta pihak terkait bisa lebih cepat bertindak," ucap Saefuddin.
Diharapkan ada dukungan penuh dari masyarakat Kaltim untuk mendorong pemerintah dalam mengatasi masalah pembangunan dan optimalisasi aset. "Mari bersama-sama menjadikan Kaltim ini sebagai wilayah yang maju dan sejahtera, dengan mendukung pembangunan demi kesejahteraan kita semua," harap Saefuddin. (Adv)
Editor: Aspian Nur










