Nidya Listiyono mempertanyakan tindakan Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim yang tampaknya memberikan izin tak langsung terhadap parkir sembarangan truk kontainer di lokasi tersebut.
"Akibat truk kontainer yang parkir sembarangan, lebar badan jalan menjadi sempit dan menimbulkan potensi bahaya bagi pengguna jalan lain. Ini harus segera ditertibkan," ucap Tiyo.
Masalah seperti ini bisa menciptakan pandangan negatif terhadap institusi yang bertanggung jawab atas ketertiban jalan umum, yaitu Dishub.
"Dishub harusnya bisa bertindak tegas dalam menertibkan truk-truk yang parkir di bahu jalan. Ini telah mengganggu kenyamanan orang yang sedang berkendara," ujar Tiyo lagi.
Antrian truk untuk mengisi bahan bakar bukanlah satu-satunya alasan, mengingat beberapa truk kontainer bahkan parkir di bahu jalan tanpa sedang mengisi BBM.
"Antrian BBM tidak berlangsung sepanjang hari. Pasti ada saat-saat tertentu yang kosong, namun truk kontainer terus-menerus parkir di bahu jalan sepanjang Jalan Untung Suropati, dan apakah hanya SPBU di sana yang menyediakan BBM untuk kebutuhan mereka? Padahal banyak SPBU lain yang menjual solar," tegasnya.
Dalam upaya memastikan ketertiban, Tiyo mendesak Dishub agar segera mengambil langkah-langkah penertiban terhadap truk kontainer yang parkir sembarangan. "Dalam waktu dekat kami akan memanggil Dishub untuk mendapatkan klarifikasi terkait hal ini," ucap Tiyo. (Adv)
Editor: Aspian Nur