Anggota DPRD Kalimantan Timur dari Dapil Berau, Kutai Timur dan Bontang, Sutomo Jabir, meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk segera membantu memperbaiki kondisi daerah tersebut.
Sutomo Jabir baru saja mengunjungi Kecamatan Sandaran, karena daerah itu sangat memprihatinkan. Tidak ada jaringan komunikasi, jaringan jalan sangat buruk, dan tidak ada layanan kesehatan, pendidikan, dan pemerintahan yang memadai. Masyarakat harus menempuh perjalanan jauh dan melewati Kabupaten Berau untuk mendapatkan layanan dasar.
"Desa Sandaran dan Tanjung Mangkalihat sangat terlindungi, tidak ada jaringan komunikasi, jaringan jalan sangat tidak memadai, tidak ada layanan apapun dari pemerintah yang memadai. Untuk dapat layanan kesehatan ke kecamatan terdekat, masyarakat harus jalan darat memutar ke Kabupaten Berau dulu," kata Sutomo Selasa (28/11/2023)
Kecamatan Sandaran sebenarnya memiliki potensi sumber daya alam, seperti pertambangan batubara dan perkebunan sawit. Adapun beberapa perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut, namun, empat perusahaan yang memiliki izin usaha di daerah itu tidak beroperasi, sehingga tidak memberikan kontribusi bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
"Kalau perusahaan keempat itu hanya mau menguasai lahan, minta dicabut izinnya saja. Kasihkan izin baru kepada perusahaan yang benar-benar mau membuka usaha," sarannya.
Sutomo Jabir juga mengingatkan dengan beroperasinya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim, masyarakat Sandaran harus siap bersaing dengan pendatang dari berbagai daerah dan negara. Untuk itu, ia meminta Pemprov Kaltim untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan infrastruktur di daerah itu.
"Karena itulah kompetensi warga Sandaran harus diupayakan dari sekarang melalui peningkatan kualitas pendidikan," tutup Sutomo Jabir. (Adv)
Editor: Aspian Nur