Menurutnya, dengan luas wilayah mencapai 27.263,10 km persegi dan luas perairan sekitar 4.097 km persegi, yang dibagi dalam 18 wilayah kecamatan dan 225 desa/kelurahan dengan jumlah penduduk mencapai pada 2020 sebanyak 734.485 jiwa, mampu untuk memaksimalkan potensi yang belum digali secara optimal tersebut.
“Potensi pertanian dan perikanan di Kukar ini besar, sehingga harus dimaksimalkan potensi ini. Jangan sampai ada potensi yang itu mampu untuk meningkatkan taraf hidup, tapi tidak dimaksimalkan,” ucap Seno Aji.
Tidak hanya sekadar mengajak untuk memaksimalkan potensi, Seno Aji juga turut terjun dalam memberikan dukungan materil kepada para petani dan nelayan di kabupaten yang menjadi sejarah kerajaan tertua di Nusantara yang tercatat berdiri sejak abad ke-4 masehi tersebut.
Pada sektor pertanian, Politisi Gerindra tersebut telah membagikan pupuk bersubsidi, bibit dan alat pertanian kepada seluruh kecamatan di Kukar. Pada sektor perikanan, ia juga telah membagikan mesin kapal kepada nelayan untuk mendukung mata pencaharian para nelayan di Kukar.
Sebanyak 124 mesin kapal bantuan langsung dari Seno Aji diserahkan kepada delapan kelompok nelayan di wilayah Muara Badak diantaranya kelompok nelayan Laleng Madeceng, kelompok Nelayan Mandiri, KUB Jaya Berkah, KUB Pancing Liar, kelompok nelayan Mitra Baru, kelompok nelayan Selebes Borneo, kelompok nelayan Sipurio dan kelompok nelayan Maritim Pesisir.
Tidak hanya itu, terdapat juga pembagian mesin kapal di Kecamatan Anggana, Muara Jawa, Samboja dan Kota Bangun. “Sebagai perwakilan rakyat, ya memang keharusan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Sektor pertanian, sektor perikanan ini kan menjadi potensi yang sangat memberikan kesejahteraan. Ya kita dorong, agar ini bisa makin maju dan meningkatkan perekonomian warga sekitar,” ujar Wakil Ketua DPRD Kaltim tersebut.
Untuk itu, ia berharap agar bantuan ini dapat menjadi landasan semangat para petani dan nelayan untuk dapat terus memaksimalkan mata pencaharian masyarakat di Kukar. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin