Sebagai anggota legislatif, ia memandang program yang sangat membantu para pelajar di Kaltim perlu didukung guna membantu meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Kaltim.
"Ada lebih dari 175 ribu penerima manfaat beasiswa yang dikucurkan Pemprov Kaltim ini sejak 2019 hingga 2023," ucap Reza, Senin (14/8/2023).
Selain memberikan dukungan penuh sesuai dengan porsi kerja yang bisa dilakukan, Reza juga mengharapkan agar program tersebut dapat terus dilaksanakan, bahkan menambah besaran anggaran untuk beasiswa, sebab jika dikalkulasikan alokasi anggaran tersebut masih belum dapat mengakomodir semua masyarakat yang membutuhkan.
"Kebetulan dalam momen ini DPRD Kaltim bersama dengan Pemprov tengah membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim. Karena itu, kami terus mendukung agar jumlah penerima bisa terus ditambah. Termasuk besaran beasiswa juga bisa ditingkatkan," tuturnya.
Tak hanya mengharapkan untuk menambah alokasi anggaran, ia juga menjelaskan kendala masyarakat yang berada di wilayah pedalaman atau daerah blank spot juga perlu dipikirkan solusinya agar informasi beasiswa dapat tersampaikan.
"Akses untuk penerima beasiswa ini perlu diperluas. Karena tidak semua daerah di Kaltim memiliki jaringan internet yang bagus. Ini juga menjadi kendala, penyebaran informasi lebih di tingkatkan lagi," ungkapnya.
Untuk diketahui total anggaran beasiswa yang sudah disalurkan adalah Rp1,1 triliun dan masih akan bertambah lagi di APBD Perubahan 2023. Dari penambahan itu ia sangat mengharapkan supaya manfaatnya dapat dirasakan merata bagi masyarakat yang membutuhkan. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin