Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Mimi Meriami BR Pane mengatakan, proyek tersebut dalam pantauannya bersama unsur DPRD Kaltim pada Kamis (27/7/2023) lalu ditemukan progres pengerjaan yang cukup baik, bahkan melebihi target. Sehingga diyakini pengerjaan drainase tersebut dapat tuntas tepat waktu.
"Cukup baik saat kita meninjau beberapa waktu lalu, progresnya telah melebihi harapan," ungkap Mimi, Minggu (30/7/2023).
Ia menjelaskan, pentingnya peningkatan drainase di wilayah tersebut karena merupakan salah satu program penanganan banjir, sebab ia mengakui ketika hujan mengguyur cukup deras, air kerap meluap hingga ke permukiman masyarakat.
"Maka dari itu pembangunan (drainase) ini cukup berarti bagi masyarakat karena bisa mengatasi banjir," jelasnya.
Untuk diketahui pengerjaan drainase tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim yang telah digelontorkan sebesar Rp4,46 miliar.
Ia menambahkan, pengerjaan drainase sekunder Depsos Atas itu telah dikerjakan bertahap sejak 2019 lalu dengan total panjang pengerjaan 1,4 kilometer. Pada 2019, proyek telah dikerjakan sepanjang 400 meter, kemudian dilanjutkan pada 2020 sepanjang 260 meter, sementara 2021 hanya 74 meter. Pada 2023 ini, pembangunan drainase dikerjakan sepanjang 227 meter. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin