Beberapa proyek bangunan yang disebutkannya yaitu pembangunan Rumah Sakit (RS) Korpri, Gedung Pandurata Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Syahranie (AWS), pembangunan Kantor Inspektorat Daerah Kaltim, bangunan Jantung Terpadu di RSUD Kanujoso Djatiwibowo dan galeri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Ia meminta agar Pemprov Kaltim dapat menuntaskan bangunan yang sudah setengah jadi agar secepatnya bangunan tersebut rampung dan dapat dimanfaatkan untuk pelayanan masyarakat.
Ia menegaskan, dari segi kemampuan, bangunan gedung seharusnya dapat lebih cepat terealisasi.
"Seharusnya bisa lebih cepat selesai, tapi nyatanya sampai sekarang masih dalam proses pembangunan," ucap Jabir, Minggu (16/7/2023).
Untuk diketahui sementara ini Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kaltim tengah membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2023.
Beberapa pembangunan yang disebutkan itu juga tergolong proyek yang sempat tertunda lama. "Maka dari itu kami mendorong supaya bangunan yang setengah jadi ini bisa tuntas tahun ini," tuturnya.
Kendati demikian dari sejumlah progres pembangunan yang ada, menurutnya hanya beberapa proyek yang bisa terkejar tahun ini, seperti RS Korpri dan pembangunan Kantor Inspektorat Daerah Kaltim. "Yang berat untuk terkejar tahun ini seperti Gedung Pandurata, Jantung Terpadu Kanujoso dan Galeri UMKM," tutupnya. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin