Samsun menegaskan, saat ini dengan adanya Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim menandakan setiap petani harus meningkatkan kapasitasnya, baik dari segi jumlah maupun kualitasnya. "Sadar enggak pak kita ini menjadi petani Ibukota. Tentu petani ibu kota juga harus berbeda dengan petani di luar ibu kota. Produktifitasnya hingga kualitasnya yang harus ditingkatkan," ucap Samsun, Selasa (11/7/2023).
Meskipun sebut Samsun bantuan dari Pemprov Kaltim masih terbilang kurang, namun tetap ia syukuri, sebab kurangnya perhatian dari pemerintah tak mengurungkan niat para petani untuk tetap melakukan produksi. "Artinya petani kita ini mandiri, alhamdulilah ada atau tidak ada bantuan pemerintah tetap ngandur tetap ada yang di tanam," sebutnya.
Belum lagi beberapa persoalan yang dari sektor pertanian menurutnya harus menjadi perhatian oleh Pemprov Kaltim seperti infrastruktur, sarana dan prasarana hingga kualitas petani. Tiga faktor tersebut menurutnya perlu disikapi pemerintah melalui sejumlah kegiatan.
"Pertama infrastruktur pertaniannya kemudian pupuk dan bibit yang berkualitas dan SDM (Sumber Daya Manusia). Karena SDM-nya lemah, maka perlu ada mekanisasi pertanian dan masuklah alat-alat mesin pertanian," jelasnya.
Sejumlah usulan itu disuarakannya juga berkaitan dengan peningkatan perekonomian masyarakat khususnya bagi mereka yang berprofesi sebagai petani. Baginya, apabila dukungan juga diberikan begitu besar akan berdampak pada faktor pendapatan petani.
Dukungan tersebut juga menurutnya mampu menarik perhatian generasi muda untuk dapat terjun ke dunia pertanian, karena disadari hingga saat ini masih sangat minim generasi muda yang memiliki keinginan sebagai seorang petani, sedangkan profesi tersebut sangat menentukan kemaslahatan masyarakat banyak.
"Karena berpikir uang petani begitu kecil dan identik dengan kumuh, dekil dan sebagainya, sebab produktifitasnya rendah, namun kalau ditingkatkan produktifitasnya tentu pendapatan ikut meningkat dan dapat dipastikan petani milenial akan masuk," tutupnya. (adv)
Editor: Maruly Zainuddin