Untuk diketahui beberapa perjalanan dinas ke luar negeri itu dilakukan oleh Gubernur Kaltim bersama rombongan ke Meksiko, Brazil dan Amerika Serikat, sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim melakukan perjalanan ke Australia dan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim ke Thailand.
Beberapa perjalanan dinas itu sebut Demmu paling tidak bisa dipublikasikan melalui jejaring media sosial sebagai informasi untuk masyarakat, sebab menurutnya masyarakat juga perlu mengetahui apa yang dilakukan oleh pemimpin daerahnya saat melakukan perjalanan ke luar negeri.
"Itu kritik saya bahwa harus dipublikasikan, misalnya pada saat pak Gubernur pulang dari Brazil, bu Sekda kan ikut, Sekda harus mempublish supaya kita jangan curiga jangan sampai cuma jalan-jalan saja," ucap Demmu, Minggu (4/6/2023).
Bagi Demmu perjalanan ke luar negeri tentunya akan merogoh koceh yang cukup besar dan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), oleh sebab itu urgensi kegiatan yang dilakukan juga seharusnya bermanfaat untuk kepentingan masyarakat Kaltim.
"Kalau kunjungan harus dipublikasikan, apa sih yang didapat dari kunjungan itu, kalau nggak bisa mempublikasikan dan nggak kelihatan untuk apa," tutupnya. (Adv)
Editor: Rusdianto