Beberapa waktu lalu sebelum penentuan besaran Bankeu kepada daerah-daerah yang ada di Kaltim ia telah berpesan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk dapat memberikan Bankeu secara merata atau tidak dominan hanya ke salah satu daerah sebab hampir seluruh daerah juga memerlukan bantuan tersebut.
"Saya sudah sampaikan melalui Sekda (Sekretaris Daerah) sebelum penentuan itu supaya dapat dibagi secara merata, tapi apa alasan sehingga Kutim mendapatkan terkecil saya tidak mengetahui itu kenapa," ucap Jabir, Minggu (30/4/2023).
Sebagai informasi untuk besaran Bankeu kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim sebesar Rp32,87 Miliar, artinya dari 9 kabupaten mupun kota lainnya Kutim mendapatkan jatah yang paling terkecil.
Menurutnya Kutim jadi daerah yang dianggap layak untuk mendapatkan gelontoran anggaran Bankeu yang lumayan besar, apalagi melihat luasan wilayah pastinya apabila diberikan besaran yang lumayan besar akan sangat bermanfaat bagi daerah tersebut.
"Kita ketahui bersama Kutim ini kan juga memiliki luasan yang lumayan, pastinya kami juga mengharapkan adanya gelontoran yang lumayan besar juga," sebut Sutomo.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengharapkan Bankeu yang telah ditetapkan itu dapat dimanfaatkan dengan baik sesuai dengan usulan yang pernah diajukan, serta serapan anggarannya juga harus dipastikan dengan maksimal. (Adv)
Editor: Aspian Nur