Ia yang juga merupakan Anggota Komisi III DPRD Kaltim itu menjelaskan dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dalam mendukung pembangunan terowongan diimplementasikan melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kaltim.
"Ada program bankeu yang bisa jadi salah satu harapan untuk membantu menopang anggaran Pemkot Samarinda," ucap Jawad Minggu (26/3/2023).
Jawad membeberkan Bankeu Provinsi Kaltim tersebut sudah pernah turun untuk membantu pembangunan tersebut sejak 2022 lalu, kendati demikian ia tak mengetahui pasti nilai besaran anggaran yang dikucurkan oleh Pemprov Kaltim untuk membantu program pembangunan terowongan.
"Informasi yang telah saya terima untuk pembangunan itu sudah turun bankeu sejak 2022 lalu," sebutnya.
Tak cukup sampai di situ saja ia yang berasal dari Dapil Samarinda juga berkomitmen akan terus mengawal agar bankeu dapat dikucurkan kembali pada 2023 ini dan 2024 yang akan datang, pihaknya juga siap untuk mengawal pembahasan anggaran yang ada di DPRD Kaltim supaya dapat dipastikan kembali dikucurkan.
"Kami siap untuk mengawal hingga pembahasan anggaran, bagaimanapun Samarinda ini adalah Ibu Kota Provinsi Kaltim, jadi harus kita dukung," tegasnya.
Bagi dia pembangunan terowongan juga dinilai penting, karena fungsinya mampu mengatasi kepadatan lalu lintas yang ada di Jalan Otto Iskandardinata, belum lagi tepatnya di Gunung Manggah kerap terjadi kecelakaan maut. (Adv)
Editor: Rusdianto