Kalau hal itu digencarkan maka upaya awal yang dapat dilakukan dengan memetakan potensi produksi masing-masing kabupaten dan kota yang ada di Kalimantan Timur sehingga sinergitas antar pemerintah kabupaten dan kota menjadi kunci utama untuk pengembangan tersebut.
"Karena sejatinya antar daerah itu harus semakin bekerjasama dan saling melengkapi," jelas Anggota Komisi II DPRD Kalimantan timur Sapto Setyo Pramono kepada Korankaltim.com Rabu (1/3/2023).
Sapto menyayangkan Pemprov Kaltim masih belum konsen kepada pengembangan UMKM yang ada di Kaltim, padahal jika UMKM semakin digemcarkan maka dapat memberikan keuntungan bagi pendapatan daerah.
Diusulkannya agar ke depan pemprov dapat mengumpulkan seluruh kabupaten dan kota untuk mempresentasikan produksi daerahnya. "Misalnya Berau menghasilkan rumput laut, kalau di sana belum ada tempat produksi yang berbahan dasar rumput laut, kita coba lihat dari daerah lain siapa tau ada tempat produksinya, jadi sumbernya dari sana," papar Sapto.
Jika langkah-langkah yang diusulkan telah dilakukan ia juga mendorong supaya pemerintahan setempat juga turut memikirkan target marketing dari hasil produksi daerah. "Jangan sampai sasaran pasarnya tidak dipikirkan, nanti percuma saja kita sudah mulai lakukan pengembangan UMKM, pasarnya juga harus dipikirkan," ucapnya
Pemprov Kaltim ditegaskannya harus mulai focus kepada pengembangan potensi UMKM, agar pendapatan daerah tidak hanya bergantung dengan sektor energi. (Adv)
Editor: Aspian Nur