Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Puji Setyowati setelah mengetahui belakangan ini ancaman kekerasan terhadap anak kerap ditemukan.
Puji mengajak seluruh pihak untuk dapat terlibat menjaga generasi penerus bangsa, baik itu pihak instansi pendidikan tempat sang buah hati bersekolah maupun pihak kerabat dan orangtua agar tetap intens memberikan pesan positif terhadap anak.
"Dorongan dari sekolahan mengenai infrastruktur juga harus diperketat, seperti penerapan anak itu tunggu dijemput baru dipanggil menggunakan pengeras suara, kalau orangtua momen makan bersama itu disematkan kepada anak tentang pesan-pesannya," ungkap Puji Kamis (9/2/2023).
Belakangan ini kasus yang melibatkan anak kerap terjadi di beberapa daerah, seperti dua bocah di Makassar yang tega memutilasi teman sebayanya demi menjual organ tubuh.
Dari kasus itu harusnya dapat menjadi pelajaran berharga bagi seluruh orangtua untuk meningkatkan kewaspadaannya. "Maka dari itu edukasi kepada anak sangat penting dilakukan sejak dini, hal-hal yang dilarang sudah menjadi kewajiban orangtua untuk memberitahu anaknya," ucap Puji lagi.
Puji berharap kejadian-kejadian yang tak diinginkan terhadap anak tidak terjadi kembali, tentunya hal itu memerlukan komitmen bersama antar seluruh pihak dalam menjaga tumbuh kembang anak. (adv)
Editor: Aspian Nur