Ada sekitar 130 guru PPPK yang telah lulus passing grade namun belum mendapatkan formasi atau penempatan mengajar, ia mendorong kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim untuk dapat mengawal kepastian hal itu.
"Supaya mereka bisa mendapatkan SK dan segera mengajar," kata Reza kepada Korankaltim.com Rabu (2/11/2022).
Politisi asal Partai Gerindra itu membeberkan bakal melakukan komunikasi dengan kementerian terkait, sebab setelah RDP tersebut dilakukan kebijakan tersebut ditangani langsung oleh Pemerintah Pusat. Reza membeberkan dari 130 orang itu tersebar di seluruh Kaltim.
Sementara Ketua FGLPG Kaltim Andre Tukan mengharapkan 130 orang yang masih belum mendapatkan kepastian penempatan itu kedepannya setelah upaya RDP dengan Komisi IV DPRD Kaltim dapat segera mendapatkan formasinya. "Semoga kami yang 130 orang ini bisa terakomodir," harapnya.
Dari keseluruhan 130 orang yang menunggu kepastian sebagian diantaranya tak dapat melakukan aktifitas pembelajaran pada sekolah yang terdahulu, maka dari itu tak heran jika pihaknya turut mengharapkan agar langkah tersebut dapat membuka jalan agar pihaknya mendapatkan kepastian tersebut.
"Kami menunggu kepastian ini sudah kurang lebih hampir satu tahun karena pengumuman kelulusan kami pada Desember 2021 lalu," ucapnya.
Terdapat keseluruhan 498 guru yang telah dinyatakan lulus passing grade, 368 orang telah mendapat formasi meliputi 90 orang masih mengajar di sekolah induk, 279 orang mendapatkan penempatan bukan di sekolah induk. Sementara 130 orang sisanya masih menunggu kepastian. (Adv)
Penulis : Claudius Vico
Editor: Aspian Nur