"Banyak keluhan masyarakat dan berbagai bidang yang terdampak pandemi. Banyak UMKM yang terpuruk serta perekonomian cenderung bergerak lamban. Ini perlu solusi, dan bagaimana langkah Komisi IV yang membidangi kesejahteraan masyarakat," katanya.
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya’qub mengatakan saat ini penanganan Covid 19 adalah dengan realokasi dan recofusing anggaran. Pada tahun anggaran 2020 khusus untuk Kaltim dalam menangani Covid 19 adalah sebesar Rp 536 miliar.
“Dana tersebut diperuntukkan untuk jaring pengaman sosial, untuk pemulihan ekonomi dan untuk penanganan kesehatan. Yang paling banyak dalam penggunaan alokasi anggaran ini adalah bidang kesehatan,” ungkapnya.
Ia menyebutkan program pemerintah pusat sangat membantu dalam menghadapi pandemi. Pemerintah daerahpun telah membuat sejumlah program terkait pandemi termasuk memberikan relaksasi pajak kendaraan bermotor guna memberikan keringanan kepada masyarakat.
Pihaknya mendorong kepada masyarakat dan mahasiswa untuk memberikan masukan dan ide-ide kreatif terhadap pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
"Komisi IV terbuka kepada siapa saja yang menyampaikan pendapat atau gagasannya untuk sama-sama berdiskusi. Mahasiswa sebagai agen perubahan tentu sangat diharapkan kontribusinya bagi Kaltim," tegasnya. (adv/*2)
Editor : Bambang Irawan