Udin mengatakan perjalanan ke Sulsel ini sebenarnya merupakan jadwal perjalanan dinas dari Komisi I. Hanya saja, mengingat Sulsel baru selesai melaksanakan seleksi KPID, sehingga pihaknya sekaligus untuk mencari referensi baru di sana.
Meskipun begitu, mengenai tahapan, dan materi sudah dipersiapkan dari sekarang. Sebagai bocoran kata dia, kemungkinan pembukaan pendaftaran calon Komisioner KPID nanti akan dibuka pada Agustus mendatang. Pengumuman itu pun akan disebarkan melalui media sosial, cetak, maupun online.
"Yang penting tahapannya enam bulan sebelum masa jabatan habis sudah dilakukan persiapan pemilihan," terangnya. Mengingat, DPRD Kaltim memiliki kewenangan dalam hal fit and proper test, sehingga hal itu pun telah coba diatur mekanismenya. Kemungkinan pelaksanaanya pun kelak akan dilaksanakan di Balikpapan atau Samarinda.
Udin menegaskan, dalam proses seleksi Komisioner KPID ini akan dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku, bahkan terus dilakukan secara transparan. "Di KPID ini tidak ada unsur titip menitip. Kami menjalankan sesuai proses pelaksanaannya saja, agar terpilih Komisioner yang profesional," tuturnya.
Saat ini, pihaknya sedang menunggu surat permohonan dari KPID berkaitan dengan berakhirnya masa jabatan. "Infonya akhir Juli akan ada surat ke kami. Habisnya mereka itu Januari 2022, tapi akan bersurat ke Komisi I dulu," tutupnya. (adv/*1)
Editor : Bambang Irawan