Salah satunya, penangkapan truk yang memuat kayu hasil pembalakan liar baru-baru ini di Berau. Kasus ini membuka mata semua orang bahwa illegal logging masih terjadi dan dilakukan secara sembunyi-sembunyi.
Anggota DPRD Kaltim Nasiruddin menuturkan memiliki segudang dampak buruk illegal logging seharusnya menjadi tanggungjawab semua pihak. Pasalnya, keterbatasan personil aparat penegak hukum di lapangan dimanfaatkan sebagai celah untuk melakukannya aksi melanggar hukum tersebut.
"Kalau hanya mengandalkan petugas saja sulit, masyarakat juga memiliki peran dalam melakukan pengawasan di wilayahnya masing-masing. Soalnya, dampak buruk terlebih permasalahan lingkungan akan menimpa siapa saja, " Sebutnya.
Selain itu, potensi kerugian negara akibat illegal logging diperkirakan miliaran rupiah. "Kalau masuk ke kas negara hasilnya tentu akan dipergunakan untuk kepentingan publik seperti infrastruktur dan lainnya, "katanya.
Oleh sebab itu pihaknya meminta kepada aparat penegak hukum agar tidak tebang pilih dalam menangani kasus illegal logging. Tidak hanya bagi pelaku di lapangan tetapi juga pemilik atau bos dibelakangnya harus pula ditindak tegas. (adv/*2)
Editor : Bambang Irawan