Tak Diperhatikan Pemerintah, Kelompok Tani Bisa Gulung Tikar
1 menit baca1.175 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Sejumlah kelompok tani di Kecamatan Tenggarong Seberang, dan Desa Jongkang Kecamatan Loa Kulu, mengeluhkan minimnya perhatian dari pemerintah disaat mereka ingin bertahan disaat impor beras dari luar Kaltim kian marak. Terkait hal ini, anggota DPRD Kaltim Suterisno Toha menyebut sudah beberapa tahun terakhir kelompok tani beraktifitas secara mandiri tanpa ada bantuan dari pemerintah. "Jatuh-bangun sudah sering dilalui oleh kelompok tani, belum lagi musim kemarau yang menyebabkan sulitnya berkembang untuk jenis pertanian dan perkebunan,"beber Suterisno.
Kondisi yang semakin terpuruk membuat sejumlah kelompok tani kesulitan untuk meneruskan usahanya, bahkan tidak sedikit yang kekurangan modal kemudian memutuskan berhenti sementara dibidang pertanian. "Ada yang ingin melanjutkan dan memulai peternakan sapi akan tetapi terkendala modal. Sedangkan keinginan untuk melakukan pinjaman ke Bank, tidak sanggup cicilan perbulan dan agunan sebagai salah satu persyaratan yang harus dipenuhi," papar Toha










