Pemilih juga perlu dididik menjadi pemilih yang berkualitas, sehingga peran caleg dan partai juga penting untuk memberi pendidikan politik dan pencerahan agar dapat memilih secara evaluatif.
Hal yang saat ini sangat penting untuk dioptimalisasi menurutnya adalah peran dan tugas parlemen menjelang akhir masa jabatan mengingat Pemilu sudah di depan mata.
“Mendekati hari pencoblosan, kita semua harus meningkatkan kerja keras untuk rakyat. Kita harus membuktikan kepada mereka memang layak dan kompeten mewakili mereka di parlemen, termasuk untuk periode mendatang,” kata Haji Alung.
Hal ini mengandung makna kalau anggota dewan tidak boleh mengesampingkan tugas pokok dan fungsi sebagai wakil rakyat, dengan lebih mengutamakan sosialisasi menjelang Pemilu Legislatif. Keduanya harus dilakukan seiring sejalan. “Kerja dilaksanakan untuk rakyat yang kita wakili demi meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat. Dengan demikian diharapkan angka Golput juga terus menurun dan kualitas Pemilu Legislatif semakin baik. Pada gilirannya, mutu demokrasi di Indonesia diharapkan juga terus mengalami peningkatan,” pungkas Haji Alung. (adv/*3)