“Alokasi anggaran yang cukup tentu diharapkan akan mampu menjawab berbagai persoalan yang selama ini menjadi keluhan baik berkaitan dengan pendidikan maupun kesehatan. Sehingga kedepan Kaltim mampu jauh lebih baik lagi,” sebutnya.
Kedepan, sambungnya, semestinya tak ada lagi persoalan sekolah dan rumah sakit yang tak layak karena tentu sebagian besar alokasi tersebut diperuntukkan bagi penyediaan sarana dan prasarana termasuk infrastruktur.
Politikus PKS ini menyebut bahwa terkait pendidikan pemerintah harus tetap melaksanakan komitmen wajib belajar sembilan tahun dan peningkatan jumlah beasiswa kepada mereka yang berprestasi maupun bagi warga kurang mampu.
“Beasiswa juga bagian yang selalu menjadi perhatian masyarakat khususnya para orangtua. Sebab itu, diharapkan kedepan tak ada lagi alasan anak yang tak sekolah hanya karena terkendala biaya. Terus mekanismenya harus transparan dan informasinya disebar luaskan agar semua masyarakat mengetahui sebab anggaran besar tapi tak tepat sasaran kan percuma,” tegasnya.
Dia menambahkan, komitmen terhadap pendidikan dan kesehatan harus terus ditingkatkan. Pasalnya, berpengaruh besar terhadap terciptanya SDM Kaltim yang berkualitas dan memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan usaha global yang dinilai semakin ketat. (adv/*2)