Untuk diketahui, jelang hari libur keagamaan seperti natal dipastikan akan terjadi kepadatan dan peningkatan beberapa kali lipat arus kendaraan antar daerah, dikarenakan tradisi mudik masyarakat Indonesia.
Oleh sebab itu, kendaraan angkutan umum sebagai salah satu pilihan utama sebagian masyarakat dalam bertransportasi tentu harus menjadi perhatian lebih pemerintah.
“Penataan dan perbaikan terminal merupakan keharusan karena ini menyangkut keamanan dan kenyamanan dalam berkendara. Sebab hampir setiap tahun kasus kecelakaan oleh kendaraan umum termasuk bus masih terjadi hampir diseluruh daerah di Indonesia,” sebutnya.
Politikus PDIP ini menyebutkan, selain penataan terminal, hal yang perlu mendapat perhatian yakni setiap supir haruslah disiplin dan menaati standar operasional prosedur demi kemanan bersama.
“Biasa rutin setiap tahun supir angkutan umum dilakukan pengecekan tes urin, untuk menghindari hal - hal yang tidak diinginkan seperti menggunakan minuman beralkohal dan sejenisnya,” tegasnya. (adv/*2)