Keberadaan Pasar Tradisional di Kaltim Dinilai Minim
1 menit baca963 kali dibaca

KORANKALTIM.COM,SAMARINDA- Selain perawatan pasar tradisional sangat dibutuhan, pembangunan pasar tradisional disejumlah daerah di Kalimantan Timur juga dibutuhkan. Hal ini disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kaltim Ismail melihat masih minimnya keberadaan pasar tradisional di Kaltim. Keberadaan pasar di Kutim dinilai belum ideal. Sebab idealnya adalah rasio satu kecamatan satu bangunan pasar tradisional.
Namun tidak demikian yang terjadi di Sangatta, Kutai Timur. Dari jumlah kecamatan di Kutim yang tercatat sebanyak 18 kecamatan hanya terdapat tujuh pasar tradisional saja. “Jumlah ini jelas kurang, setiap kecamatan semestinya tersedia pasar tradisional untuk memudahkan warga memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kebutuhan sebuah pasar tradisional tergolong premier, hampir setiap hari warga pasti butuh untuk berbelanja kebutuhan bahan pokok,” ungkap Ismail.










